Melalui buku ini, Dany Amrul Ichdan menghadirkan berbagai gagasan dan pemikiran konkret untuk menjawab tantangan itu. Terinspirasi oleh pemikiran Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo, ia merumuskan konsep DAI (Distinctive, Adaptive, Inclusive) sebagai fondasi serta kerangka kerja penyusunan kebijakan hilirisasi dan industrialisasi. Selain itu, Dany juga terinspirasi pemikiran dosen pembimbingnya …
Ingatan kolektif sebuah bangsa tak hanya dibangun oleh kemenangan, tapi juga oleh luka. Indonesia, dengan sejarah panjang penjajahan, kekerasan, bencana, dan konflik, menyimpan jejak trauma yang masih terasa hingga hari ini—baik di tubuh masyarakat maupun di relung-relung sunyi kenangan yang tak sempat diucapkan. Disunting oleh Eunike Sri Tyas Suci dan Hans Pols, buku ini menghadirkan te…
Bayangkan dunia tanpa Indonesia. Tanpa rempah-rempah yang menggoda lidah peradaban. Tanpa samudra penghubung tiga benua. Tanpa suara kemerdekaan yang menggema dari Timur. Dalam Apa Jadinya Dunia Tanpa Indonesia?, Yudi Latif menuturkan sebuah epos agung tentang peran cerlang Nusantara di tengah arus sejarah dunia. Buku ini bukan sekadar kumpulan fakta, tapi nyala narasi menghidupkan kembali 2…
Buku ini adalah catatan dan pandangan orang-orang di Indonesia terhadap Jenderal Wiranto. Orang-orang yang beruntung menyaksikan perubahan yang begitu drastis di negeri ini. Tentu tak semua suka terhadap tokoh pembaharu di tubuh TNI ini. Warna-warni dan heterogenitas pandangan terhadap Wiranto dalam buku ini justru merupakan cermin bahwa kita memang harus mulai menghargai segala perbedaan
Marsekal TNI (Purn.) Djoko Suyanto, S.I.P. (lahir di Madiun, Jawa Timur, 2 Desember 1950) memberi metafora hidupnya seperti sepotong batu bata pada susunan dinding yang kokoh. Just another brick in the wall. Sejatinya, jejak hidupnya tak sekadar itu. Djoko Suyanto dicatat sejarah dalam beberapa alur kepemimpinan puncak di Indonesia. Pener-bang tempur F-5 TIGER II ini didapuk sebagai Kepala Staf…
Buku "Panggil Saya Tommy" merangkum perjalanan hidup dan refleksi pemikiran Suryopratomo, terutama selama masa tugasnya sebagai diplomat di Singapura (2020-2025). Judul buku ini diambil dari sapaan akrabnya yang mencerminkan gaya kepemimpinan yang egaliter dan terbuka, baik saat masih berkarier di dunia jurnalistik maupun saat menjalankan misi diplomasi.
Penerbitan buku ini diawali dari pembicaraan dan kegelisahan tentang bagaimana Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia dapat terus hidup, bertumbuh dan berkembang ditengah tantangan perubahan masyarakat yang semakin kompleks. Globalisasi yang sedemian masif membawa konsekwensi pada merasuknya berbagai paham, gagasan, dan ideologi transnasional ke sendi-sendi kehidupan berbangsa d…
Edisi khusus Prisma yang diluncurkan ini menyoroti pasang surut hubungan sipil-militer Indonesia dalam lintasan sejarah dari waktu ke waktu. Sejumlah isu strategis dibahas, seperti: reformasi militer, peran TNI dalam politik dan pembangunan, ekonomi politik militer –keterlibatan militer dalam bisnis dan implikasinya terhadap korupsi serta demokrasi, hingga perbandingan militer Indonesia denga…
Jejak Diplomasi Retno Marsudi: Tegas dalam Prinsip, Lentur dalam Cara mengulas perjalanan diplomasi Indonesia di bawah kepemimpinan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi selama satu dekade terakhir. Buku ini terdiri atas sepuluh bab yang mendalam dan komprehensif, menyajikan kisah-kisah penting dan strategi diplomasi yang diimplementasikan oleh Retno Marsudi saat menjabat sebagai Menteri Lua…
Indonesia punya mimpi besar menjadi negara maju dengan status sebagai negara berpendapatan per kapita tinggi pada tahun 2045. Visi Indonesia Emas 2045 telah ditetapkan pemerintah. Sasarannya adalah pendapatan per kapita setara negara maju sebesar 30.300 dolar AS, dengan tingkat kemiskinan ditekan ke level 0,5-0,8% dan ketimpangan berkurang menjadi 0,29-0,32. Selain itu, daya saing sumber da…