Buku ini mengulas perjalanan hidup dan pengabdian Purnomo Yusgiantoro sebagai profesional, akademisi, dan birokrat yang berkiprah dalam berbagai bidang strategis nasional. Berasal dari keluarga sederhana di Semarang, Purnomo Yusgiantoro menempuh pendidikan tinggi hingga meraih gelar sarjana, dua gelar magister, dan doktor, yang menjadi fondasi bagi kiprahnya di dunia akademik, pemerintahan, dan…
Bersaksi di Tengah Badai: Dari Catatan Wiranto Jenderal Purnawirawan adalah buku memoar dan refleksi politik yang diterbitkan oleh Institute for Democracy of Indonesia (IDe Indonesia) pada tahun 2003. Buku ini menyajikan catatan pribadi Jenderal TNI (Purn.) Wiranto mengenai detik-detik krisis runtuhnya Orde Baru hingga masa transisi kepresidenan.
A Diary of Genocide merupakan catatan harian yang ditulis oleh Atef Abu Saif, yang mengajak kita untuk melihat bagaimana kondisi Palestina sesungguhnya. Betapa sulitnya kehidupan mereka yang bertahan tanpa air bersih, tanpa perawatan medis, kehilangan banyak sekali keluarga tersayang, dan setiap hari mendengar suara ledakan, drone, bahkan dentuman jet tempur. Bersama buku ini, kita disadarkan u…
Art & History of Rome and the Vatican: this fantastic 192 pp. large format overview of the Eternal City features over 500 color photographs, over 40 maps and diagrams, a 4 panel fold-out of the restored ceiling of the Sistine Chapel and a detailed layout of Ancient Rome. The insightful text is handily divided into neighborhoods and details the historical and artistic aspects that make Rome one …
All Rome and the Vatican encompass the eternal city's 10 main districts and the independent Vatican City state, offering unparalleled access to Roman, Renaissance, and Baroque art, history, and religious sites. Key areas include the Colosseum, Pantheon, Forum, and Vatican Museums/Sistine Chapel, typically covered in detailed,, illustrated guidebooks, often featuring walking tours and maps.
Ingatan kolektif sebuah bangsa tak hanya dibangun oleh kemenangan, tapi juga oleh luka. Indonesia, dengan sejarah panjang penjajahan, kekerasan, bencana, dan konflik, menyimpan jejak trauma yang masih terasa hingga hari ini—baik di tubuh masyarakat maupun di relung-relung sunyi kenangan yang tak sempat diucapkan. Disunting oleh Eunike Sri Tyas Suci dan Hans Pols, buku ini menghadirkan te…
Bayangkan dunia tanpa Indonesia. Tanpa rempah-rempah yang menggoda lidah peradaban. Tanpa samudra penghubung tiga benua. Tanpa suara kemerdekaan yang menggema dari Timur. Dalam Apa Jadinya Dunia Tanpa Indonesia?, Yudi Latif menuturkan sebuah epos agung tentang peran cerlang Nusantara di tengah arus sejarah dunia. Buku ini bukan sekadar kumpulan fakta, tapi nyala narasi menghidupkan kembali 2…
Setelah kehilangan Hindia-Belanda (Nederlands-Indië) yang merdeka sebagai Republik Indonesia, Belanda bersikeras mempertahankan Nieuw-Guinea (NG, Irian Barat, Irian Jaya, Papua). Apa yang sesungguhnya masih ingin dicari Belanda di Papua?Pada masa itu, koloni NG berbeda dengan daerah lain di Hindia-Belanda. Sebagian besar wilayahnya yang masih tertutup hutan perawan, selain perang antar-suku da…
Buku ini adalah catatan dan pandangan orang-orang di Indonesia terhadap Jenderal Wiranto. Orang-orang yang beruntung menyaksikan perubahan yang begitu drastis di negeri ini. Tentu tak semua suka terhadap tokoh pembaharu di tubuh TNI ini. Warna-warni dan heterogenitas pandangan terhadap Wiranto dalam buku ini justru merupakan cermin bahwa kita memang harus mulai menghargai segala perbedaan
Marsekal TNI (Purn.) Djoko Suyanto, S.I.P. (lahir di Madiun, Jawa Timur, 2 Desember 1950) memberi metafora hidupnya seperti sepotong batu bata pada susunan dinding yang kokoh. Just another brick in the wall. Sejatinya, jejak hidupnya tak sekadar itu. Djoko Suyanto dicatat sejarah dalam beberapa alur kepemimpinan puncak di Indonesia. Pener-bang tempur F-5 TIGER II ini didapuk sebagai Kepala Staf…