Kumpulan tulisan musik dan budaya pop dari Mahfud Ikhwan “Jutaan orang di Indonesia kepikiran dangdut, hasilnya jogetan. Akademisi kepikiran dangdut, hasilnya rak baru perpustakaan. Mahfud Ikhwan kepikiran dangdut, hasilnya buku bagus.”
“Tiada apa pun yang dengan sendirinya benar—perjuangan makna, dengan segala kibulnyalah, yang meng-ada-kannya.” Karena selalu dimaknai secara sempit sebagai pertarungan antarpartai politik demi memperebutkan kekuasaan, politik sering kali dianggap sebagai dunia kibul-kibul. Bahkan, dianggap sebagai tempat yang buruk untuk hidup. Padahal, perebutan untuk menang dan berkuasa, dalam s…
Pendekatan pembangunan inklusif yang digagas pemerintah belum berbasiskan pemahaman terhadap situasi khas dan keragaman masyarakat adat di Indonesia. Padahal, pemanfaatan sumber daya lokal dapat menjadi pilar dalam mencapai kedaulatan pangan di Indonesia. Buku ini berpendapat, model pembangunan inklusif seharusnya memperhitungkan keragaman karakteristik masyarakat lokal, khususnya jalan pang…
Indonesia is an enigma to outside observers, who have never seemed sure just what it is: Islamic, authoritarian, democratic, developing, disintegrating. The largest country in its region, Indonesia holds the key to Southeast Asia’s future, while recent developments—demands for greater regional autonomy, ethnic, political and religious conflict—are making the archipelago significant on the…
Mendaratkan Asta Cita, Menyemai Visi Nasional dalam Pembangunan Daerah Kabupaten Madiun Bagaimana sebuah visi nasional mendarat secara nyata di tingkat lokal? Bagaimana Asta Cita—delapan arah pembangunan Indonesia—diterjemahkan menjadi tindakan konkret yang menyentuh kehidupan masyarakat? Buku ini menghadirkan jawabannya melalui pengalaman transformasi Kabupaten Madiun. Mendaratkan Asta…
Riwayat hidup dan cinta Heldy Djafar, perempuan terakhir yang dinikahi Bung Karno di penghujung masa kekuasaannya. Siapa sesungguhnya Heldy yang kemudian juga memiliki hubungan dengan Keluarga Cendana? Buku ini menarik karena berisi kisah cinta seorang perempuan belia dengan ”orang besar” yang lebih layak menjadi ayahnya. Percintaan terjadi dalam pusaran sejarah di senjakalasebuah orde yang…
Drawing on little known archival sources, this work brings to the fore the salience of a schism in the Indonesian communist movement between pro-Moscow loyalists and “national-communists” reaching back to the 1920s, which survived even the Japanese occupation and surfaced in the throes of the National Revolution (1945–49). At the heart of the rift lay contrasting visions of revolutionary …
Contesting Indonesia explains Islamist, separatist and communal violence across Indonesian history since 1945. In a sweeping argument that connects endemic violence to a national narrative, Kirsten E. Schulze finds that the outbreak of violence is related to competing local notions of the national imaginary as well as contentious belonging. Through detailed examination of six case studies: t…
Indonesia’s capital city of Jakarta – home to over 10 million people with more than 30 million in its greater metropolitan area – stands as a testament to resilience, reinvention and the enduring spirit of its inhabitants. Inspired by the vibrant mix of people who have settled here over the centuries and by the labyrinthine kampung that crisscross the megacity, Herald van der Linde, bests…
Menimba Kebijakan Pendidikan menyajikan kajian mendalam tentang kebijakan pendidikan yang tidak sekadar menguraikan regulasi, tetapi juga menelaah makna, dampak, dan tujuan di baliknya. Buku ini menegaskan bahwa kebijakan pendidikan berperan penting membentuk masa depan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Mengusung visi “Pendidikan Bermutu untuk Semua” dengan strategi “Partisipasi Semest…