Text
Prisma : hubungan sipil-militer di tengah krisis demokrasi
Edisi khusus Prisma yang diluncurkan ini menyoroti pasang surut hubungan sipil-militer Indonesia dalam lintasan sejarah dari waktu ke waktu. Sejumlah isu strategis dibahas, seperti: reformasi militer, peran TNI dalam politik dan pembangunan, ekonomi politik militer –keterlibatan militer dalam bisnis dan implikasinya terhadap korupsi serta demokrasi, hingga perbandingan militer Indonesia dengan negara lain. Sejumlah penulis dan akademisi dalam dan luar negeri terkemuka berkontribusi dalam penerbitan edisi khusus ini, antara lain: Marcus Mietzner, Made Supriatma, Andi Widjajanto, Makmur Keliat, Nur Iman Subono, Usman Hamid, Al Araf, Sukidi, dan Ninok Leksono.
Fajar Nur Sahid, Pemimpin Redaksi Prisma, menekankan bahwa Prisma edisi khusus ini dapat dilihat sebagai “manifesto” para akademisi dan pegiat masyarakat sipil dalam merespons perkembangan militerisme yang makin menguat di Indonesia hari-hari ini. Menurutnya, telah terjadi pembalikan arah reformasi yang akut.
“Alih-alih membatasi, peran militer kini justru makin meluas dan melebar ke berbagai sektor pemerintahan dan jabatan sipil. Ini merupakan bentuk kemunduran dari agenda reformasi, dan menjadi ancaman serius terhadap prinsip supremasi sipil dalam negara demokrasi,” tegasnya.
Jika tidak ada kontrol yang berarti, kecenderungan ini dapat membawa Indonesia kembali kepada pola relasi sipil-militer ala otoritarianisme Orde Baru.
Tahun Terbit : Cetakan Pertama, 2025
Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan.
Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas.
Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi.
Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca.
Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik.
Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.
No other version available